Goal is Beautiful 1

Refleksi diri merupakan suatu hal yang sangat penting. Kembali saya teringat pada masa beberapa waktu lalu, ketika seorang Guru mengingatkan saya dengan 3 pertanyaan dasar dalam menuju hidup yang sukses.

1. Siapakah aku?
2. Apa keinginan dan cita-cita terbesar dalam hidupku?
3. Dan usaha terbaik apakah yang sudah aku jalankan, sudah aku lakukan dalam pencapaianku terhadap cita-cita dan keinginan terbesar dalam hidupku tersebut?

Memang terdengar sangat sepele. Tapi coba renungkan kembali. Sesekali dalam wktu senggang dan longgar, upayakan 1 hal saja, sebuah refleksi diri terhadap 3 pertanyaan tersebut. Cobalah untuk menjawab, ikuti kejujuran dari hati anda sendiri, dan sudahkan anda menjadi diri anda, sudahkah anda memiliki dan mengenal diri anda sendiri, sudahkan anda mencita-citakan yang baik dan besar bagi diri anda sendiri, dan sudahkan anda mengupayakan yang terbaik bagi diri anda sendiri, atau sebaliknya anda hanya sekedar bercita-cita, lalu bermalas-malasan dalam upaya mengejarnya?

Merujuk pada pertanyaan pertama. Siapakah aku?
Saya menjumpai beberapa orang dan menanyakan beberapa hal yang mungkin dianggap sepele. "Pak, Bu, Mas, Mba, Dek, apa cita-cita Panjenengan/Sampeyan/Anda/Kamu?"

Beberapa diantaranya tertawa, tersipu, sebagian tersenyum,  sebagian "Hanya diam", dan sebagian lainnya menjawab asal-asalan saja. Meskipun hanya sedikit saja yang mau jujur menjawab, "Cita-citaku ingin jadi ini...itu...karena ini dan itu...."

Ternyata "jujur" kepada diri sendiri itu mahal harganya, apalagi pada orang lain. Mungkin sebagian malu dengan cita-citanya, bukannya bangga. Atau sebagian lagi takut pada apa yang dicita-citakan. Meski tidak menutup sebagian lagi percaya diri dan bangga dengan apa yang dicitakan karena memiliki alasan yang kuat untuk itu.

Pertanda bahwa jarang sekali seseorang mengenal dirinya sendiri. Dia hanya tahu apa yang dibutuhkannya, tanpa tahu apa yang harus dikerjakannya.

Lalu siapakah aku?

Pada pertanyaan kedua yang erat berhubungan dengan pertanyaan pertama. Bagaimana seseorang bisa menjelaskan siapa dirinya jika dirinya sama sekali tidak tahu apa yang dicita-citakan dan apa yang harus diperbuat, dikerjakan, dijalankan dalam pencapaian cita-citanya. 

Diriku adalah apa yang aku cita-citakan, dan apa yang aku kerjakan. 
Karena seseorang akan nmapk baik dan hebat, jika cita-citanya baik dan hebat. Dan seseorang akan nampak sebagai pejuang yang handal dan tak kenal putus asa, penyabar dan penyayang, murah senyum dan ceria, mudah bergaul dan benar-benar baik dan manfaat, jika dirinya mengetahui dan mengerjakan, menjalankan, melakukan tindakan-tindakan, pekerjaan, belajar, berjuang untuk cita-citanya secara hebat, secara baik dan tak kenal putus asa.

Dan sangat berhubungan dengan pertanyaan ketiga bukan? Apa yang selama ini sudah aku lakukan?

Lihat dan tanyakan berapa umur anda saat ini. Lalu anda akan mendapatkan jawaban, siapakah diri anda, atas apa cita-cita terbesar anda dan apa yang telah anda lakukan selama ini.

Sementara diluar sana, atau bahkan disebelah anda, disamping anda; anda diperlihatkan dengan contoh yang nyata, yang hebat, yang baik, sementara anda menjadi apa bagi diri anda?

Lalu apa yang harus aku lakukan?
Maafkan dirimu sendiri, dan mulailah berjalan beriringan dengan memulai menjawab 3 pertanyaan diatas secara jujur, bukan dengan pikiran anda, tapi dengan kejujuran anda. Karena anda sangat tahu apa yang anda mau.
Sadarkan dirimu, bahwa Tuhan itu tidak pelit, lalu kenapa harus minta yang kecil. Lihatlah, Tuhan pun memberikan pelajaran berupa pohon kelapa, bahwa pohon tersebut dimulai dari biji kelapa yang tidak lebih besar dari genggaman tangan anda. Karena itu mintalah yang besar dan menjulang tinggi, lalu mulailah tumbuh seperti pohon kelapa kecil tadi, dari biji menuju tunas, hingga akhirnya pohon itu mampu tumbuh, berbuah dan berdaun, menjadi pohon yang bermanfaat.

Andai saja anda saat ini sudah menjadi pribadi yang besar, maka revisi kembali dengan 3 pertanyaan diatas, dan lihat, jika kamu sekarang kaya, apa kebaikannya? Apa manfaatnya? Jika kamu sekarang sudah terkenal, apa nilai baiknya dan positifnya bagi agama, negara, masyarakat, dan kehidupan?

Berikutnya, gugah dirimu, bangunkan dirimu, bahwa Tuhan memberi banyak peluang bagi yang mau membuka mata, dan membuka telinga, yang mau membuka dirinya terhadap setiap kesempatan bagi tangan Tuhan untuk menolongnya. 

Inilah makna Goal is beautiful, bahwa Tuhan tidak menciptakan manusia untuk jadi lemah dan payah, tapi memiliki visi, misi dan aksi yang baik dan bermanfaat.

Selamat  membaca dan merefleksikannya dalam kehidupan :)

Abi Andaya Iswara

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih. BY Mixland Blog.