Gejala Stress

image.php
Stress merupakan sebuah kondisi dinamis yang dialami seseorang pada saat diperhadapkan pada peluang, tuntutan atau sumber daya yang terkait dan menjadi hasrat pada individu tersebut sehingga menjadi beban rohani yang dianggap melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri (referensi).
Alhasil, banyak orang mengkaitkan stress dengan sesuatu yang negatif karena tekanan stress yang tidak terkendali dapat menyebabkan beberapa efek tidak baik bagi kesehatan baik mental maupun fisik. Berikut saya ingin menyampaikan beberapa gejala stress menurut ahli psikologi sehingga nantinya diharapkan anda mampu memperhatikan secara lebih mendetail terhadap diri anda sendiri dan mengetahui langkah apa yang harus anda lakukan.
Hardjana (1994) mengungkapkan beberapa gejala yang masuk dalam kriteria:
  • Gejala Fisikal:
Sakit kepala, kepala pening,susah tidur (insomnia), bangun terlalu awal (kecemasan), diare dan radang usus besar, sembelit dan susah buang air besar, ketegangan pada bahu dan otot leher, keringat berlebih, tekanan darah tinggi (hypertensi), pengaruh selera makan, mudah lelah, serangan jantung, dan lebih sering melakukan kesalahan dan kekeliruan, lemah konsentrasi.
  • Gejala Emosional
Cemas dan gelisah, sedih, depresi, goncangan pada mood, gugup dan tidak percaya diri, mudah marah, dan mudah berprasangka dan menyerang orang lain, kehabisan sumber daya mental (burn out), dan mudah tersulut.
nostressg
  • Gejala kognitif
Lemah konsentrasi dan pemusatan pikiran, sering melamun (daya khayal tinggi), mudah lupa, sulit mengambil keputusan, kehilangan rasa humor, produktifitas dan daya kinerja menurun atau melemah, semangat juang rendah.
  • Gejala Interpersonal
Kehilangan kepercayaan baik terhadap orang lain maupun terhadap diri sendiri, suka mencari alasan, dan lemah dalam berjanji (sering tidak menepati), over protektif terhadap diri sendiri, dan terlalu acuh terhadap keadaan sekeliling.

Nah, tersebut diatas adalah beberapa kriteria gejala stress yang dapat saya sebutkan. Anda dapat memperhatikan kondisi baik mental maupun attitude anda sendiri dengan lebih mendetail. Tujuannya adalah agar anda mengetahui kondisi antara sehat atau sedang melemahnya kesehatan psikis anda yang memiliki pengaruh begitu kuat terhadap produktifitas baik di dunia kerja maupun bersosialisasi.

Berikut sumber potensi stress yang dapat mempengaruhi stress demand anda:
  • Faktor Lingkungan
Kesenjangan, ketidak pastian, dan struktur social masyarakat selalu menjadi penyebab utama dari terjadinya stress. Dimana tidak hanya terjadi dalam keharmonisan berumah tangga dan keluarga, melainkan demand dari kondisi masyarakat yang tidak bisa terpenuhi atau diluar sumber kemampuan pribadi dapat menyebabkan munculnya gejala stress.
  • Faktor Organisasi
Hal ini lebih akrab pada dunia karier. Demand penyelesaian tanggung jawab dalam waktu yang singkat atau terbatas dengan goal target yang diluar jangkauan memunculkan perasaan takut dan kecemasan yang berlebihan. Begitu pula dengan beban kerja yang berlebihan dan tidak sebandingnya upah yang di terima menyebabkan sering kali terjadinya penolakan dan perlawanan batin/mental, menyebabkan guncangan-guncangan, dan menimbulkasn rasa malas.
Kondisi ruang kerja pun berpengaruh kuat. Misal kondisi bekerja bersama orang-orang selalu bersaing dalam produktifitas, atau rekan kerja yang saling menjatuhkan (pesan sosial dan moral), peranan kerja bersama dengan tuntutannya yang tidak sebanding dengan fasilitas yang ada, serta kondisi ruangan yang gaduh, serta membosankan (biasanya terkesan kaku).
  • Faktor Pribadi
Harmonisasi keluarga dan kerabat dekat selalu jadi pemicu yang memiliki peranan paling besar diantara semuanya. Permintaan yang berlebih, faktor ekonomi atau financial, asmara dan keharmonisan keluarga, menjadi faktor kunci.

Nah saya kira ini yang dapat saya sampaikan untuk saat ini. Ke depan, saya akan menyampaikan self-stress management, dimana tersebut adalah cara-cara memanage stress dan gejala serta akibatnya secara mandiri. Jadi, anda tidak perlu repot-repot datang ke psikiater, atau psikolog, karena yang anda butuhkan adalah rileksasi dan penyegaran. Bukan untuk merestart atau bahkan men-shut down sistem anda, melainkan untuk menggandakan atau mendongkrak semangat dan intuisi anda.

Salam sukses selalu

Abi Andaya Iswara

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih. BY Mixland Blog.