Mengenal Gelombang Otak (Brainwave)

Jika anda telah mengenal Law of Attraction atau Hypnosis, anda pasti akan lebih mengetahui mengenai betapa pentingnya memahami kondisi atau frekuensi gelombang otak yang sering disebut sebagai state of mind (kondisi pikiran) atau brainwave (gelombang otak).
Mari kita sedikit melakukan pengenalan dengan gelombang otak. Jika biasanya hanya dijelaskan terdapat 4 jenis gelombang otak, kali ini saya akan memberikan 5 jenis gelombang yakni gamma, beta, alfa, tetha, dan delta.
brainwaves a-g copy
  • Gamma Frequency
Adalah sebuah state atau kondisi dimana otak berjalan pada frekuenci sangat tinggi antara 40-100 Hertz. Hal ini dapat ditemukan pada kondisi mental transedental yang terjadi pada para Biksu Budha yang sedang bermeditasi dan melakukan sebuah percakapan batin, atau perjalanan spiritual dalam keadaan sadar total. Pengalaman ini disebut sebagai sebuah pengalaman diluar batas dan ajaib.
  • Beta Frequency
Kondisi ini berkisar antara 12-40 hertz. Frekuensinya sangat normal. Ya, karena frekuensi ini memang terjadi pada saat seseorang sedang sadar. Aktivitas normal seperti olahraga, makan, jalan, berdebat, berdiskusi, bernyanyi, dst. adalah contoh aktivitas yang terkategori ke dalam frekuensi ini. Pada frekuesi beta, tingkat konsentrasi dan emosi menjadi stabil.
  • Alpha Frequency
Frekuensi antara 8-12 Hertz. Kondisi Alpha merupakan kondisi relaks seperti dapat dijumpai pada waktu melamun, kondisi baru saja bangun tidur dimana masih terasa mengantuk dan menggantung pikiran, kondisi bermeditasi, dan kondisi relaks lain seperti pada waktu mengalami hypnosis standard, atau mendengarkan musik dan melihat televisi dimana seseorang bisa jadi ikut bersemangat, merasakan sedih, dan bahkan terharu.
  • Theta Frequency
Kondisi Theta merupakan kondisi relaks yang sangat dalam. Berada pada pita frekuensi 3-8 Hertz. Kondisi ini dominan terjadi pada saat REM (Rapid Eye Movement) atau kondisi pergerakan mata yang terjadi pada saat saeseorang bermimpi atau tidur, meditasi dalam seperti berdzikir dan bertapa, deep hypnosis. Kondisi ini sangat unik dimana kreatifitas otak meningkat dengan daya terima sangat tinggi (suggestable). Kemampuan bervisualisasi dan menciptakan audio sangat tinggi. Dan uniknya, pada kondisi inilah sering digunakan oleh para therapist sebagai kondisi problem solving. Yakni dimana semua jenis problem dapat terselesaikan (dalam kaitannya dengan psikologi dan mental attitude).
  • Delta Frequency
Ada yang mengatakan bahwa pada kondisi delta frekuensi sudah memasuki 0 hertz, tapi ada juga yang menyebutnya masih diatas sekitar 0.5-3 Hertz. Kondisi ini dapat dijumpai pada tidur yang nyenyak sehingga terasa tidak bermimpi (pulas). Sebagian besar ahli menyatakan kondisi ini merupakan kondisi tidur (mati) dimana tidak terjadi reaksi apapun karena kesadaran hilang secara total,hanya organ penting seperti jantung dan hati serta organ penting lain yang masih bekerja pada frekuensi ini.
Nah, inilah sekilas tentang mengenal gelombang otak. Jika sebelumnya  saya sudah menyampaikan mengenai mengenal Law of Attraction, maka kedepan sya ingin mengajak lebih pada sisi pengaplikasian dengan harapan, pembaca bisa langsung mempraktikan untuk kebaikan diri dan segera membuktikan hasilnya.
Selamat membaca dan Salam sukses

Abi Andaya Iswara

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih. BY Mixland Blog.