Optimalisasi Daya Pikir 1

Kali ini saya ingin berbagi mengenai bagaimana mengoptimalkan daya pikir kita. Seringkali kita mengalami lemah ingatan, mudah lupa hal-hal urgent dan penting, mudah panas dan emosi labil ketika berpikir, dll. Saya akan menjelaskan tahap demi tahap dengan harapan lebih mudah untuk dicerna dan dipahami serta segera bisa dipraktikkan untuk memperoleh hasilnya.
I-CAN-Apple-Logo_jpg
Latihan pertahap yang akan saya berikan disini merupakan latihan secara ilmiah dan menggunakan sumber-sumber yang ada di dalam diri sendiri (tubuh dan efisiensi mental). Seiring berjalan dan berkmbangnya zaman seperti saat ini, mengharuskan manusia untuk mampu meng-”update” daya pikir dan mentalnya sehingga setiap waktu dapat mengikuti perkembangan zaman.
Seperti dalam hal sains dan teknologi yang begitu pesat perkembangannya. Tanpa kemampuan untuk mampu mengupdate dan mempelajari hal-hal  dan keterampilan baru menjadikan seseorang akan tertinggal. Apa yang diberikan dalam pendidikan formal mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi hanya merupakan materi dasar atau sebut saja sebagai “pintu pertama” menuju gerbang pembelajaran hal-hal baru diluar itu. Sebut saja dalam pekerjaan, paling tidak seorang mahasiswa fresh graduate harus belajar 10 kali lipat untuk pekerjaan barunya dan bagaimana caranya bertahan sebelum bisa naik pangkat atau jabatan.
Karena itu saya merasakan betapa pentingnya optimalisasi daya pikir untuk saya segera share di blog ini. Beberapa point penting dengan belajar pertahap dari tulisan ini anda dapat pula meningkatkan kapasitas:
  • Kekuatan belajar mandiri
  • Kekuatan mengingat
  • Kekuatan membaca
  • kekuatan mendengar
  • dan kekuatan berpikir
Bagaimanapun, dari hasil penelitian seperti yang diungkapkan oleh Jean Marie Stine (1997) mengemukakan bahwa, “dari 1 jam proses belajar, 60 persen dari apa yang telah dipelajari terlupakan – dan secara total 80 persen terlupakan dalam waktu 1 bulan. Ya, karena memang hanya 10 persen saja, bahkan kurang, dari kita mampu menggunakan bagian dari otak kita, sedangkan 90 persen kurang lebih dari otak kita, masih belum terjamah atau tergunakan secara maksimal.
Renungkan kutipan Prof. Isaac Asimov dalam “The Brain”:
  • Mengapa kita kita tidak jadi pelajar yang lebih baik, padahal kita memiliki 200 miliar sel otak?
  • Mengapa kita tidak lebih baik dalam mengingat, padahal otak menggunakan 100 miliar bit informasi?
  • Mengapa kita jadi pemikir yang lamban, sementara pikiran kita bergerak lebih dari 300 mil per jam?
  • Mengapa kita tidak lebih berhasil dalam mudah memahami, padahal terdapat 100 trilyun hubungan yang mungkin? (possibility)
  • Mengapa kita tidak sedikit saja menjadi lebih kreatif, sedangkan otak meluangkan 4000 pikiran setiap 24 jam?
Sebagai awal, saya ingin sedikit berbagi mengenai trivia atau pengetahuan umum mengenai daya pikir manusia yang jauh lebih dahsyat dan luar biasa dari sekedar micro chip tercanggih seperti Core i7 sekalipun. So, lain waktu saya akanberbagi hal baru mengenai optimalisasi daya pikir.
Selamat membaca dan salam sukses.
This work is licensed under a Creative Commons license.

Abi Andaya Iswara

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih. BY Mixland Blog.