OLS: Optimum Learning State 4

Jika anda sudah membaca (saya sarankan untuk membacanya) artikel sebelumnya "OLS: Optimum Learning State 1", "OLS: Optimum Learnig State 2", dan "OLS: Optimum Learning State 3", maka anda akan jauh lebih siap untuk melanjutkan membaca artikel "OLS: Optimum Learning State 4" ini karena saya akan membahas mengenai sistem pemrograman Anchor secara detail agar dapat digunakan untuk mengunci kondisi optimum learning state anda sehingga nanti akan jauh lebih mudah untuk mengaksesnya.

Gambaran tentang anchor
Setelah pada artikel-artikel sebelumnya memberikan tahapan rinci mengenai pelatihan pernafasan untuk meningkatkan kapasitas oksigen dan energi yang dipasok kedalam otak dan tubuh, serta penggunaan relaksasi untuk memperkuat kondisi OLS; kali ini kita akan membahas terlebih dahulu mengenai apa itu anchor dan mengapa anchor digunakan untuk mengunci kondisi OLS.

Apa yang pertama kali anda pikirkan ketika saya mengucapkan kata "Pria punya selera"? dan apa yang akan anda bayangkan dan pikirkan ketika saya mengucapkan kata "Wani piro?". 

Untuk kata pertama, anda mungkin akan langsung merubah fokus dan membayangkan iklan dari sebuah produk rokok asal PT. Gudang Garam Indonesia yang begitu sering muncul di televisi. Sementara untuk kalimat kedua, anda akan langsung teringat pada sebuah tayangan iklan unik dan lucu milik PT. DJARUM yang menawarkan produk rokok Djarum 76nya.

Atau mungkin jika saya mengucapkan kata "Gudang garam" dan "Jarum", beberapa orang mungkin akan berpikir dan merubah fokusnya kepada 2 jenis produk rokok terbesar Indonesia.

Pertanda betapa para perusahaan besar telah dengan baik memanfaatkan pengetahuan mereka tentang sistem anchoring sehingga cukup dengan jargon/logo saja, mereka sudah dapat dikenali dengan mudah. Tujuannya adalah meraup keuntungan dari pasar dengan peningkatan jumlah konsumen. Semakin dikenal, maka semakin laku.

Lalu perhatikan kejadian dibawah ini:
1. Anda mendengarkan sebuah lagu, kemudian anda terkenang akan sebuah memori masa lalu yang memberikan kesan tersendiri. Dan ketika anda mendengarnya semakin kuat anda terbawa pada masa itu.
2. Anda mencium aroma tertentu dari sebuah aroma minyak wangi, dan tiba-tiba anda teringat akan seseorang yang menggunakan minyak wangi tersebut sebagai minyak wangi favoritnya. Semakin kuat bau itu tercium, semakin anda terbawa pada kenangan pada saat anda bersama orang tersebut.
3. Anda melihat sebuah kejadian ditelevisi atau kelas, atau dijalan, dan kejadian tersebut mengingatkan anda kepada kejadian beberapa waktu lalu yang memiliki sensasi tersendiri bagi anda.

Apa itu anchor?
Dari beberapa kejadian diatas anda mungkin dapat menarik kesimpulan tersendiri mengenai anchor. Dalam kaidah pemahaman Hipnosis dan NLP (Neuro Language Program), Anchor berarti jangkar, atau lebih akrab disebut sebagai penjangkaran pikiran.

Anchor (jangkar) adalah sebuah pemicu yang terhubung terhadap reaksi/respon emosi tertentu sebagai konsekwensi terhadap mekanisme asosiasi. Anchor pun terbagi menjadi 3, yaitu;
1. Anchor Visual
2. Anchor Audio
3. Anchor Kinestetis

Ketiga contoh diatas yang saya sebutkan sebelumnya akan mempermudah anda untuk membedakan mana anchor visual, audio, dan kinestetis.

Kaitan anchor terhadap optimalisasi otak
Bayangkan saja jika anda mampu membangkitkan OLS anda dengan anchoring sehingga anda tiba-tiba selalu bersemangat dalam belajar, mudah menghafal, percaya diri yang tinggi, rasa berani yang super, dsb. 

Anchor ibarat bahasa program pada komputer, bedanya hanya kali ini tertanam pada otak kita. Tujuannya adalah menciptakan kode khusus yang terdedikasi khusus untuk memanggil OLS dengan mudah dan cepat. Seperti halnya tombol "enter" pada keyboard komputer yang berfungsi sebagai eksekutor. Dengan 3 jenis anchor anda bisa memilih salah satu, yang penting dalam penanaman anchor harus memiliki kekuatan.  Kekuatan disini berarti sensasi yang dapat menyebabkan asosiasi dan sinkronisasi yang efektif.

Jika saja anda dapat menanam anchor dengan kata "Saya bisa", "saya mampu", atau dengan kepalan tangan yang menandakan anda bersemangat dan bangkit, atau dengan membawa dan melihat sebuah "foto" atau benda tertentu sebagai penguat semangat anda (beberapa orang menganggap sebagai benda keberuntungan - saya tidak akan membahas tentang jimat disini :)); dan anchor tersebut dapat digunakan untuk menarik OLS secara cepat dan mudah.

Anchor dan pikiran bawah sadar 
Anchor memiliki hubungan special dengan pikiran bawah sadar (Sub-conscious mind) kita. Adapun pikiran bawah sadar manusia memiliki sifat dan karakteristik menyerupai anak kecil yang begitu polos. Pikiran bawah sadar berfungsi untuk merekam segala jenis kejadian yang terekam melalui pancaindra; dan karena begitu polos, semua kejadian terekam, entah itu kejadian baik, maupun kejadian buruk, semua tersimpan dengan baik oleh gudang pikiran bawah sadar. 

Tanpa perlu merasakan, jika saya meminta anda untuk "Coba bayangkan anda sedang memakan buah jeruk" atau "Bayangkan saat ini jari anda tersayat oleh pisau", dari kedua perintah diatas, tanpa perlu merasakan secara nyata, cukup dengan membayangkan pun anda tentu sudah bisa cukup merasakannya. Anda bisa merasakan bagaimana jeruk yang manis, atau jeruk yang kecut secara detail di lidah anda. Begitu pula anda dapat mengingat dengan baik bagaimana detail perasaan ketika jari anda tersayat pisau ketika anda merajang atau mengerjakan sesuatu menggunakan pisau.


Nah jadi begitu banyak anchor telah tercipta dalam pikiran dan otak kita baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Dan sayangnya terdapat beberapa anchor negatif yang dapat menimbulkan ketakutan, kecemasan, dan kebingungan. Silakan baca "Manajemen pikiran secara umum" dan "Pemrograman Mental State Belajar yang baru", juga "Mengenal Law of Attraction" untuk memperjelas tentang bagaimana pikiran kita merekam dan bekerja dan cara pembentukan mental state yang positif dan baik.

Dan agar kita lebih tahu, selama ini kita hanya menggunakan daya otak kita, terutama otak kanan, kurang dari 10%, dan otak kiri sekitar 25% untuk menerima ide-ide baru, update informasi-informasi, dan belajar untuk hal baru; padahal andai saja dapat dioptimalkan secara tepat, otak memiliki kapasitas yang luar biasa.

Karena itu, saya ingin menyampaikan betapa pemrograman sitem anchoring akan sangat membantu untuk membentuk kapasitas otak yang lebih optimal, dengan begitu, dalam menjalankan usaha belajar, anda dan anak anda bahkan siswa anda akan lebih mudah mengakses informasi dan ide baru sebagai pengalaman belajar yang benar-benar dalam sistem otak smart dan cerdas.

Pada posting berikutnya, secara detail akan saya sampaikan bagaimana menanam anchor dalam otak anda, anak anda, siswa anda, untuk memanggil OLS secara cepat, tepat, dan mudah melalui kaidah hipnosis dan NLP (Neuro Language Program). Selamat membaca dan salam sukses

Abi Andaya Iswara

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih. BY Mixland Blog.